Senandung di Malam Akhir Ramadhan

Pundak berkalang usia
bahu di penghujung waktu
keriput kulit semakin tampak
bias bayang-bayang di masa silam

Sekian kali menempuh janji
berkali pula berucap ?nawaetu?
saat ibadah dipersiapkan
penyucian diripun disyaratkan untuk menghadap Sang Mahasuci

Bulan Ramadhan yang penuh berkah
ibadah puasa yang melelahkan
akan segera diakhiri lebaran
lapar dan dahaga sirna sudah
menunaikan tugas mulia sekuat daya berkalang keringat, merentang urat
kelelahan yang melemahkan.

Ibadah Ramadhan hanyalah sarana
jembatan menuju taqarrub pada hadirat-Mu Ya Allah
tabir penghalang antara hamba dan Tuhannya
hingga dipenghujung Ramadhan kini, masih belum terurai pula
mungkinkah ini akibat dosa?.

Ya Rabb,
Ramadhan barokah hampir selesai sudah
jejak membekas telapak hembusan angin Ramadhan
lewat berlalu tanpa menyisakan makna
adakah jiwa ini penuh keangkuhan?
mengapa amalan Ramdhan tidak menyisakan bekas setitikpun?

Gemuruh takbir nanti di malam lebaran
sayup-sayup bersahutan, sepatutnya
luluh lantahkan jiwa untuk berkhidmat di hadapan-Mu
namun dengan keangkuhan ini, jiwaku tak ada getar
kalbuku tak ada gemuruh?.

Related Posts :

  • Allahu Akbar ? Allahu Akbar ? Allahu Akbar ? Marhaban Ya Ramadhan ? Gema takbir telah berkumandang Lantunan s ...

  • Ketika Ramadhan telah lepas Tiada dzikir yang lebih pantas Selain takbir bagi pemilik alam Takbir telah bergema d ...

  • Sambut hari yang indah nan fitri ? Dengan senyuman manis ? Kita bersihkan diri dan hati kita ? Dengan duduk bersi ...

  • Wahai sang penguasa negeri ku yang duduk di kursi sana Dimanakah letak keadilan itu untuk aku sang pengemis ?? D ...

  • Hasil Karya : Andhini Komez ================================== KepadaMu hamba serahkan semua gelisah ini ...

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

saungdedimlyd.web.id || Gawe Hade Saungdedimlyd || Directory Puisi dan Syair || Social Bookmark Link Dofollow || Note Nadytha.com Online's.