Kala rindu menjelma dalam lekatnya anganku
Seakan menjelma dipelipis mataku yang merabun
Raut wajah mungil anakku penuh gelak kelucuan
Tangis teriaknya pun masih terngiang merdu
Dalam jiwa yang usang kesepian, masih mengingat
Ketika tangan mungil anakku menghiba memohon
Sepasang mata beningnya pun sedikit manja berkerling
Hingga tak kuasa tuk beralasan menolak rayuannya
Namun kini bentangan ruang tak mampu menyimpuh mu
Peluk hangatku lama melayang dari raga mungil mu
Kasih sayang ku hanya selayang jauh membimbingmu
Membelai dalam dekapan mesra lewat selantun suaraku
Kurasakan sendu seakan menghimpit pelipis mata
Hingga tak kuasa menahan derai tetesan rindu
Barisan cita yang tak memudar dikertas kehidupanku
Tak akan pula menjadi bagian yang terpatahkan
Satu garis kehidupan yang membuat jarak terpisah
Namun diujung jantungku selalu ada detak kerinduan
Walau hanya mampu bercermin bila ku ingin menatap mu
Karena disitu akan terpantul seraut wajah anakku

Posted in
Tags: 


