Dulu dermaga hatiku sempat kau labuhi
Dengan kapal cintamu tanpa seutas jangkar
Ketika diterjang hebat gelombang ombak cinta
Hingga berlalu sudah kapalmu tak mampu bertambat
Ku lihat tampak usang dan kusam kapal cintamu
Berlabuh disatu dermaga ke dermaga hati lainnya
Seakan membidukan kapal mengikuti arus gelombang
Nahkoda hatimu pun tak tau harus berlabuh dimana
Kini, Kapal cintamu kembali mencari ruang didermagaku
Berhasrat lagi menaklukan riakan gelombang pasang
Menambatkan jangkar kasihmu diterumbu karang jiwaku
Untuk kembali menyinggahkan kapal cintamu didermagaku
Memang, derak ombak cinta pun kini mengayun tenang
Menghantam lembut setiap dinding-dinding dermagaku
Memberikan celah pada kapalmu untuk berlabuh lagi
Dengan satu jangkar kuat yang bertambat selamanya…
Seandaianya nahkoda hatimu melabuhkan dengan sanubari
Tambatkanlah seutas tali jangkar cintamu yang kuat
Nikmatilah lukisan indah buih kerinduan yang merona
Sentuh lembut semilir angin dipucuk nyiur asmaraku
Dermaga hatiku pelabuhan terindah untuk kapal cintamu

Posted in
Tags: 


